Dikritik Karena Dukung Pembatalan Liga Primer Inggris, Petinggi West Ham United Membela Diri
Wakil chairman West Ham United Karren Brady menyatakan pembelaan diri setelah opininya terkait pembatalan Liga Primer Inggris 2019/20 mendapat kritik dari berbagai pihak.
Sebelumnya, dalam kolom opini di The Sun, Brady mengusulkan agar seluruh hasil pertandingan EPL di sepanjang musim ini “dibatalkan dan tidak berlaku” menyusul merebaknya virus corona. Seperti diketahui, EPL saat ini ditunda setidaknya hingga 4 April mendatang akibat pandemi tersebut.
Opini itu mengundang kritik, terutama dari para pendukung Liverpool. The Reds jelas dirugikan jika keputusan itu yang ditempuh, mengingat mereka tengah unggul 25 poin di puncak klasemen dan tinggal selangkah lagi meraih juara liga untuk pertama kali dalam 30 tahun.
Namun, lewat akun Twitter miliknya, Brady membantah jika dirinya tidak ingin Liverpool juara. Ia menegaskan, opini itu semata-mata berdasarkan pertimbangan kondisi kesehatan dan keselamatan pemain, staf, dan fans.
“Semua orang setuju bahwa LFC pantas menjadi juara,” bukanya.
“EPL dan EFL kini telah berjuang semaksimal mungkin untuk memastikan kompetisi musim ini bisa berakhir dengan semestinya. Termasuk di antaranya adalah menunda pertandingan, mengisolasi pemain, bermain tanpa penonton, hingga tetap berlanjut di musim panas.”
“Yang saya maksud [dalam opini saya] adalah bahwa keselamatan fans, pemain, dan staf harus dinomorsatukan. Jika laga-laga tersisa tidak bisa digelar, maka satu-satunya cara yang adil dan masuk akal adalah mendeklarasikan bahwa kompetisi dibatalkan dan tidak berlaku.”
“Kita tidak boleh menebak-nebak apa pun sampai EPL/EFL benar-benar berakhir.”